Index > Authors> OID> Pemahaman Tentang Layar Resistif

Pemahaman Tentang Layar Resistif

Seiring perkembangan zaman, kini teknologi layar sentuhlah yang banyak digunakan oleh sebagian besar dari produsen smartphone. Dan selama sekian lama menggunakan smartphone berteknologi layar sentuh, kenalkah Anda secara detail tentang layar sentuh tersebut? Smartphone yang tampilan layarnya menggunakan layar sentuh atau yang biasa disebut dengan touchscreen ternyata terbagi menjadi dua jenis, yaitu layar resistif dan layar kapasitif. Kedua jenis layar tersebut memiliki perbedaan dari cara kerjanya. Namun, akan kedua jenis layar tersebut, pahamkah Anda apa sebenarnya itu layar resistif? Bagaimanakah cara kerja layar tersebut? Artikel OID kali ini akan membagikan sedikit penjelasan tentang layar resistif. Marilah kita intip bersama!

Apa itu layar resistif?

Apa itu layar resistif? Layar resistif merupakan layar yang bekerja dengan cara memanfaatkan dua lapisan tipis transparan diatas layar dan mengukur perbedaan resistensi antara kedua lapisan saat disentuh. Kedua lapisan tersebut memiliki lapisan di salah satu sisinya yang saling berhadapan di dalam suatu celah. Agar lebih mudah dipahami, kalian dapat menggambarkan susunan lapisan pada kaca sentuh ini seperti sandwich. Kemudian perbedaan resistensi inilah yang menyaratkan adanya tekanan pada permukaan layar sentuh. Perbedaan ini kemudian akan diubah menjadi bentuk tegangan listrik, kemudian dari tegangan listrik inilah akan segera diproses saat dimana kita menyentuh permukaan layar ponsel. Sentuhan tersebut akan memerintahkan suatu perintah sehingga menjadi suatu respon. Layar resistifpun merupakan tipe layar sentuh yang paling umum. Umumnya stylus dan perangkat lainnya mampu mendukung layar sentuh resistif ini. Perangkat tersebut dapat memberikan sedikit tekanan pada lapisan atas yang kemudian ditransfer ke lapisan yang berdekatan sehingga akan merespon sinyal kaskade. Jadi meskipun Anda menggunakan sarung tangan, kuku, pensil, maupun perangkat lainnya untuk membuat sentuhan pada layar antarmuka, maka tekanan pada sentuhan tersebut akan direspon secara baik oleh layar ini.

Bagaimanakah cara kerja layar resistif tersebut?

Berdasarkan namanya dapat diketahui bahwa cara kerja dari layar ini adalah berdasarkan gaya tahan atau tekanan dimana layar akan memberikan respon ketika Anda memberikan gaya tahan respon atau ketukan.


Keunggulan dan kelemahan layar resistif


Keunggulan:

  • Memiliki harga yang terbilang murah.

  • Mudah dioperasikan meski tangan dalam keadaan menggunakan sarung tangan.

Kelemahan:

  • Layar dengan teknologi ini memiliki tingkat kejernihan gambar sebesar 75% saja, sehingga layar ini memiliki tampilan kontras yang buruk bahkan monitor akan tampak kurang jernih.

  • Touch sensor jenis ini sangat rentan dan lemah terhadap sentuhan benda-benda yang agak tajam.

  • Bila meletakkan ponsel berlayar resistif ini didalam saku pakaian terutama pada saku celana, dapat mengakibatkan layar mendapat tekanan yang berlebihan sehingga layar menjadi mudah rusak.