Index > Authors> OID> Imajinasi Diri

Imajinasi Diri

Berikut adalah kisah dua pematung. Pematung pertama bekerja pada siang hari. Si pematung ini menciptakan dan berusaha menampilkan bagian terbaik dari patungnya. Siang dan malam ia mendengarkan nasihat orang lantas berusaha bekerja keras untuk membuat patungnya menjadi lebih baik.

Pada malam harinya, pematung lainnya bekerja. Pematung yang bekerja pada malam hari ini adalah pematung yang jahat. Ia selalu berusaha untuk menghancurkan patung-patung yang telah dikerjakan oleh pematung pada siang hari. Demikianlah setiap hari, siangnya si pematung yang baik bekerja. Sementara di malam hari, si pematung jahat berusaha untuk menghancurkan patung yang sudah dikerjakan si pematung baik.

Siapakah sebenarnya pematung di siang hari dan pematung di malam hari? Mereka, tak lain tak bukan adalah dirimu sendiri. Pematung pertama melambangkan hal-hal yang baik, yang kamu bangun dan ciptakan dalam dirimu. Namun, tanpa sadar terkadang kamu sendiri justru menyabotase dirimu sendiri seperti apa yang dilakukan oleh pematung jahat tersebut. Pernah terjadi, suatu ketika ada seorang remaja yang lukisannya bagus dan akan dipertontonkan ke hadapan seorang duta besar negara lain. Namun, justru di acara penting itu ia sakit perut dan tak dapat hadir. Atau ada seorang sosok wanita yang minder, suatu kali diajak dansa oleh seorang pria yang tampan. Seharusnya ia senang, namun karena grogi, ia justru menolak dan bahkan terburu-buru untuk meninggalkan pesta tersebut. la merasa dirinya tak pantas dengan sosok pria tersebut. Sebenarnya kedua contoh diatas merupakan hal yang kamu ciptakan sendiri melalui pikiran. Begitulah, cara kita melakukan sabotase diri. Berhati-hatilah dengan yang kamu pikirkan di dalam pikiranmu. Tanpa sadar, kamu mungkin melakukan sabotase pada dirimu sendiri.

Demikianlah Imajinasi Diri, semoga bisa menjadi pelajaran yang bermanfaat untuk kita semua!