Index > Authors> OID> Tips Cara Merawat Baterai Smartphone Agar Tetap Awet

Tips Cara Merawat Baterai Smartphone Agar Tetap Awet

Tips cara merawat baterai smartphone agar tetap awet


Sebagian besar masyarakat memiliki Gadget elektronik berupa smartphone yang berguna untuk sarana komunikasi jarak dekat ataupun jauh. Tentunya kita sangat mengharapkan baterai Smartphone tetap awet dan tidak cepat rusak meski dalam pemakaian jangka waktu yang lama. Oleh karena itu, hari ini OID akan menginformasikan untuk Anda tips cara merawat baterai Smartphone agar tetap awet. Simak dengan seksama ya Sobat !

  1. Perhatikan proses pengisian pertama baterai smartphone Anda.

Saat pertama kali membeli Smartphone, disinilah usia baterai ditentukan. Langkah awal inilah yang menentukan panjang tidaknya umur suatu baterai, jadi dapat disimpulkan untuk memperhatikan cara pengisian baterai Smartphone Anda.

Pengisian pertama merupakan proses mengaktifkan sel dalam pada baterai agar dapat berfungsi maksimal. Jadi, laksanakanlah petunjuk pengisian baterai sesuai petunjuk agar baterai smarphone tetap awet digunakan.

2. Segera lakukan pengisian daya baterai bila smartphone Anda telah memberikan isyarat baterai lemah.

Bila ponsel sudah memberikan informasi baterai akan habis, alangkah baiknya bila Anda segera lakukan pengisian daya baterai. Bila Anda terus membiarkan ponsel sampai mati dan tidak bisa menyala, hal tersebut dapat menyebabkan baterai ponsel mengalami drop. Bila hal tersebut terlalu sering dilakukan, maka akan memberi dampak buruk pada baterai ponsel bahkan dapat menyebabkan baterai rusak total.

3. Matikan ponsel saat melakukan pengisian daya baterai.

Tidak kalah pentingnya dalam proses pengisian daya baterai, alangkah baiknya untuk menon-aktifkan ponsel sampai baterai ponsel sudah terisi penuh. Dengan menon-aktifkan ponsel saat proses pengisian daya akan membuat baterai ponsel menjadi lebih awet.

4. Perhatikan lama waktu pengisian

Lama waktu pengisian juga patut Anda perhatikan, dimana rata rata pengisian baterai ponsel biasanya sekitar 2 jam. Jika charger terlalu lama terpasang ke listrik dan juga ponsel, ini akan membuat baterai menjadi drop, maka disarankan untuk jangan terlalu sering melakukan pengisian daya lebih dari waktu 2 jam.

Lebih tepatnya, segeralah cabut charger dari listrik bila ponsel sudah memberikan informasi baterai telah terisi penuh.

5. Jangan menggunakan ponsel saat ponsel dalam proses pengisian daya.

Bila Anda adalah seseorang yang gemar menggunakan ponsel saat proses pengisian daya, alangkah baiknya mulai saat ini membiasakan diri untuk tidak menggunakan ponsel saat proses pengisian daya, karena hal tersebut memberikan efek yang tidak baik. Disarankan untuk menon-aktifkan ponsel saat proses pengisian daya.

Proses pengisian daya adalah dimana proses arus listrik masuk ke baterai. Bila menggunakan ponsel saat proses pengisian daya, maka akan membuat arus listrik baterai mengalir masuk dan keluar secara bersamaan. Hal ini akan memperpendek umur baterai dan menyebabkan baterai menjadi cepat rusak.

Kesimpulannya: jangan gunakan ponsel selama proses pengisian daya. Untuk keamanan, disarankan matikan ponsel sementara waktu, dan gunakan bila ada keperluan mendesak.

Note:

Sebagai pengguna ponsel, pastikan bahwa ponsel menggunakan baterai dan charger standar original merek ponsel tersebut.