Index > Authors> OID> Si Pandai dan Si Pandir

Si Pandai dan Si Pandir

Ada sebuah cerita pada zaman dahulu hiduplah dua orang bersaudara yaitu Pandai dan Pandir yang baru mendapatkan uang untuk membangun rumah. Singkat cerita, keduanya langsung mencari lahan untuk membangun rumah. Pandai adalah orang pertama yang bijak dan Ia pun telah membeli lahan di atas karang. Tentunya si Pandai akan menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk membangun rumahnya, sedangkan si Pandir membeli lahan di atas pasir, dengan waktu yang singkat ia pun berhasil membangun rumahnya.

Si Pandir bermain ke lahan Pandai dan menjumpainya sedang bersusah payah membangun rumahnya di atas karang, lalu berkarta: "alangkah bodohnya kamu Pandai membangun rumah di atas karang, kapankah rumah tersebut selesai dibangun? huh", dengan nada meremehkan. Tetapi si Pandai tetap fokus membangun pondasi di atas batu karang, dan tidak menanggapi saudaranya itu.

Beberapa tahun kemudian akhirnya rumah si Pandai pun jadi dan berdiri kokoh di atas batu karang. Tak lama setelah itu datang lah hujan badai disertai puting beliung yang menghantam rumah ke dua bersaudara itu. Akhirnya rumah si Pandir roboh hancur dan hartanya juga hilang diterjang badai. Akan tetapi hebatnya rumah si Pandai yang di bangun di atas pondasi batu karang itu tetap kokoh berdiri tegak.

Si Pandir menyesali kecerobohannya dalam membangun rumah. "Seandainya aku tidak ceroboh dalam membangun rumah, mungkin rumahku masih tetap kokoh seperti rumah si Pandai."

Kesimpulan:

Janganlah ceroboh dalam merencanakan sesuatu, pondasi yang kuat adalah kekuatan yang sebenarnya, tanpa pondasi yang kuat bangunan yang besar tidak akan pernah ada.

Sumber : http://www.moetivasi.blogspot.co.id/2012/07/si-pandai-dan-si-pandir.html